Open top menu
TRAINING GRATIS FROM ZERO TO HERO BUKU TERBARU "MY NAME IS NAQOY" BUKU KARYA NANANG QOSIM YUSUF TRAINING ONE MINUTE AWARENESS UNTUK RAKER/RAKOR TRAINING PUBLIC EXECUTIVE THE7AWARENESS DAPATKAN BUKU MY NAME IS NAQOY, HUBUNGI NOMOR YANG TERTERA TRAINING THE7AWARENESS CHARACTER BUILDING THE7AWARENESS CLIENTS KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF
Tuesday, August 30, 2016
BIRO PERLENGKAPAN KEMENKEU MENDAPATKAN CAPACITY BUILDING BERSAMA NAQOY













Sudah dua kali Biro Umum Kemenkeu RI mengadakan Capacity Building bersama Pakar Kepemimpinan dan Kesadaran (Naqoy) penulis 9 buku berbasis kesadaran hati dan jiwa, Master Trainer The7Awareness ini memberikan tips bagaimana menjadi pegawai diatas rata-rata. Dalam sesi motivasi yang dihadiri oleh semua staf Biro Perlengkapan Kementrian Keuangan RI dijelaskan bagaimana tekanan memiliki 2 hakikat utama yang melompatkan hidup seseorang menjadi sukses. Untuk Informasi Training bersama Naqoy- Nanang Qosim Yusuf WA. 087878289001. 
Read more
Monday, August 29, 2016
ALASAN KOMJEN BUDI WASESO SELALU KUAT KETIKA ADA TEKANAN


Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso
"Ayah saya adalah seorang tentara yang disiplin dan keras mendidik saya sejak kecil, saya pernah menemukan One Minute Awareness seperti yang pa Naqoy katakan ketika ayah saya bilang "saya ga bangga dengan profesi kamu sebagai polisi, tapi karena kamu sudah memilih tunjukan bahwa pilihan kamu benar" Kata Pa Budi Waseso sharing tentang One Minute Awarenesnsya kepada kami panitia Saresehan Bela Negara yang akan diadakan di MPR, 5 September 2016 esok.
Saya terlarut dengan kisah yang dialami oleh seorang anak yang memiliki saudara 7 ini, bahkan sang Jenderal mengkisahkan bagaimana dirinya ga bisa makan sate karena sulitnya ekonomi orang tua, ayahnya lebih memilih PIN sebagai tanda jasa pengabdian ke negara dibandingkan diberikan uang ketika itu, kenangnya.
"Tugasmu hanya mengabdi Nak, bukan menuntut ke negera, jadi kalau tidak siap, keluarlah sekarang" katanya mengisahkan bagaimana orang tuanya yang mendidiknya dengan keras. Kini Sang Jenderal yang sering menimbulkan kegaduhan ini berkata "Pada saat ayah wafat, saya berdiri dan memberikan hormat padanya sebagai bukti bahwa saya telah benar-benar menjadi anak ayah yang berhasil" katanya.
Ingin tahu bagaimana kisahnya lagi, saksikan di MPR tanggal 5 September 2016 di Nusantara 5 bersama Ketua MPR, MENHAN dan tentu saja Kepala BNN serta saya. Dibagian akhir saya akan menjadi penutup dan membagikan rahasia sukses dari mereka untuk mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.
Klik. www.the7awareness.com, WA. 087878289001, 081905666479


Read more
ONE MINUTE AWARENESS KEPALA BNN (KOMJEN BUDI WASESO)






Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Budi Waseso
"Ayah saya adalah seorang tentara yang disiplin dan keras mendidik saya sejak kecil, saya pernah menemukan One Minute Awareness seperti yang pa Naqoy katakan ketika ayah saya bilang "saya ga bangga dengan profesi kamu sebagai polisi, tapi karena kamu sudah memilih tunjukan bahwa pilihan kamu benar" Kata Pa Budi Waseso sharing tentang One Minute Awarenesnsya kepada kami panitia Saresehan Bela Negara yang akan diadakan di MPR, 5 September 2016 esok.
Saya terlarut dengan kisah yang dialami oleh seorang anak yang memiliki saudara 7 ini, bahkan sang Jenderal mengkisahkan bagaimana dirinya ga bisa makan sate karena sulitnya ekonomi orang tua, ayahnya lebih memilih PIN sebagai tanda jasa pengabdian ke negara dibandingkan diberikan uang ketika itu, kenangnya.
"Tugasmu hanya mengabdi Nak, bukan menuntut ke negera, jadi kalau tidak siap, keluarlah sekarang" katanya mengisahkan bagaimana orang tuanya yang mendidiknya dengan keras. Kini Sang Jenderal yang sering menimbulkan kegaduhan ini berkata "Pada saat ayah wafat, saya berdiri dan memberikan hormat padanya sebagai bukti bahwa saya telah benar-benar menjadi anak ayah yang berhasil" katanya.
Ingin tahu bagaimana kisahnya lagi, saksikan di MPR tanggal 5 September 2016 di Nusantara 5 bersama Ketua MPR, MENHAN dan tentu saja Kepala BNN serta saya. Dibagian akhir saya akan menjadi penutup dan membagikan rahasia sukses dari mereka untuk mencapai kesuksesan seperti sekarang ini.
Klik. www.the7awareness.com, WA. 087878289001, 081905666479

Read more
Thursday, August 25, 2016
PRODUK THE7AWARENESS DARI GELANG ALARM SAMPAI PIN MAGNETIK







Tahun 2016 ini Nanang Qosim Yusuf dengan Brand The7Awarenessnya megeluarkan produk dari Rumah Kesadaran yang sangat bermanfaat, semua produk The7Awareness dengan tujuan untuk memberikan titik kesadaran bahwa kita bisa menjadi manusia diatas rata-rata. 
  1.  Alarm Berupa gelang, dalam gelang ini ada tulisan “Saya Sadar“ ,  jika kita lupa maka gelang ini menjadi alarm, pengingat bahwa kita adalah manusia diatas rata-rata.
  2. T-Shirt The7Awareness, pas untuk penampilan diluar untuk santai,membuat kita PD bahwa kita tidak hanya cukup menjadi Good namun bisa menjadi Great.
  3. PIN MAGNETIK, Pin yang bisa dipasang di berbagai kemeja dan kaos, keren dan penuh daya semangat.
Ingin memiliknya, segara hubungi RUMAH KESADARAN (021) 75872807, 081905666479, wa. 087878289001. email the7awareness@yahoo.com


Read more
Monday, August 22, 2016
Menguji iman dengan harta

Menguji iman dengan harta
Oleh : Naqoy- Nanang Qosim Yusuf
Master Trainer The7Awareness & Pakar Kesadaran

Hidup memang selalu berubah dari waktu ke waktu, saya lagi teringat 10 tahun yang lalu, hidup masih terasa berat, sangat berat mengubah kehidupan, menjadi asisten dosen yang digaji sangat kecil, dan hidup sebagai seorang kontraktor (ngontrak sana sini), sementara tekanan datang dari atas, bawah, kanan dan kiri. Kata s
iapa orang miskin tidak banyak tekanan, kata siapa orang kaya banyak uang tidak punya tekanan, pengalaman saya yang pernah diantara garis batas keduanya, sama-sama memiliki tekanan, yah orang kaya, yah orang miskin. Yang membedakan kelak bukan seberapa miskinya seseorang atau seberapa kayaknya seseorang namun seberapa hebat hatinya ketika tekanan datang, seperti yang saya tulis dalam buku The7Awareness bahwa "Orang sukses adalah orang biasa yang punya hati luar biasa".

Memiliki rumah nyaman, luas dan bagus siapa sih yang tidak ingin memilikinya, memiliki mobil besar dan mewah seperti Alpard dan sejenisnya siapa sih yang tidak tergiur termasuk saya hanya saja seringkali saya merenung sendiri, entah ini renungan kebenaran atau ketidakmampuan jiwa ini. Apakah dengan memiliki mobil semewah ini, jiwa ini tetap mau rendah hati menyapa tetangga, apa dengan mobil mewah ini jiwa ini tetap mau menuju masjid untuk beribadah, apakah dengan memiliki mobil mewah jiwa ini masih mau memiliki semangat dalam menuntut ilmu. Tentu saja kita yang bisa menjawab sendiri, kita juga yang bisa mengukur kadar keimanan kita, apakah hanya diuji oleh kemiskinan dan ketidakmampuan, atau sudah saatnya keimanan kita diuji oleh harta yang banyak dan kita lihat apakah kita tergoda atau tidak.

Dalam sebuah talkshow saya pernah menjawab "Ketika saya miskin, tidak punya uang terus saya tidak berbuat maksiat, tidak tergoda bagi saya tidaklah hebat tapi ketika saya memiliki harta, kesempatan, jabatan, uang yang lebih namun tetap tidak berbuat maksiat, tidak berbuat jahat, tidak berbuat yang merendahkan jiwa ini, itulah yang hebat".



Sejujunya banyak orang yang imanya kuat ketika diuji oleh kemiskinan namun banyak yang gagal ketika diuji oleh kekayaan dan ketenaran, silahkan mencoba, sayapun sedang melatih jiwa saya sendiri, bergeser dari yang disantuni orang lain menjadi penyantun mereka yang membutuhkan.
Read more
Thursday, August 18, 2016